Mengapa ada Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
Saat membuka Alkitab, Anda akan melihat dua bagian besar. Mengapa harus dibagi dua? Apakah beda Tuhan?
Tidak, Tuhannya sama, tetapi babak ceritanya berbeda. Alkitab adalah satu kisah bersambung tentang Kasih Allah.
- Perjanjian Lama (PL): Ini adalah babak “Janji dan Persiapan”. Isinya tentang penciptaan, jatuhnya manusia dalam dosa, dan sejarah bangsa Israel. Di sini Tuhan menunjukkan standar kekudusan-Nya lewat Hukum Taurat (seperti 10 Perintah Allah), untuk menyadarkan bahwa manusia gagal dan butuh Juruselamat.
- Perjanjian Baru (PB): Ini adalah babak “Penggenapan”. Janji itu terwujud dalam diri Yesus Kristus.
Seperti tertulis di Galatia 3:24, hukum di PL adalah “penuntun” bagi kita sampai Kristus datang. Jika PL menggambarkan betapa seriusnya penyakit dosa kita, PB memberikan obat penawarnya, yaitu darah Yesus.
Membaca PL membuat kita mengerti sejarah dan karakter Allah yang setia. Membaca PB membuat kita mengerti kasih karunia dan keselamatan. Keduanya saling melengkapi untuk menuntun iman kita.
Jika Anda baru mulai belajar, sangat disarankan memulai dari Perjanjian Baru untuk mengenal Yesus lebih dulu.