Lewati ke konten

Apa bukti bahwa Allah dan Yesus itu nyata?

Wajar jika kita bertanya, “Apakah Tuhan itu benar-benar ada, atau hanya imajinasi manusia untuk menenangkan diri?”

Tuhan meninggalkan jejak-Nya di mana-mana:

  1. Alam Semesta: Keteraturan alam, dari DNA tubuh kita hingga galaksi, menunjukkan adanya Desainer Agung. Alkitab berkata di Roma 1:20 bahwa kuasa-Nya yang kekal bisa dimengerti dari karya-Nya.
  2. Sejarah: Yesus adalah tokoh sejarah nyata. Sejarawan kuno non-Kristen (seperti Josephus dan Tacitus) mencatat keberadaan-Nya.
  3. Kebangkitan: Bukti terkuat adalah kubur yang kosong. Setelah kematian-Nya, lebih dari 500 orang sekaligus melihat Yesus hidup kembali (1 Korintus 15:6). Murid-murid-Nya yang tadinya penakut berubah berani mati memberitakan Injil. Tidak ada orang yang mau mati demi sebuah kebohongan, bukan?

Namun, bukti terbesar bagi kami di komunitas ini adalah pengalaman pribadi. Doa yang dijawab, hati yang diubahkan, dan damai sejahtera yang tidak masuk akal adalah bukti bahwa Dia hidup.

Anda tidak perlu mematikan akal sehat untuk percaya. Justru bukti-bukti ini mengundang Anda untuk percaya dengan yakin.